Tampilkan postingan dengan label Militer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Militer. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 Juli 2011

Densus 15, Pasukan Khusus Pemburu Tikus

Sambil menenteng senapan, Purwanto (45), berjalan perlahan. Sorot matanya tajam mengikuti arah lampu yang dipasang di jidatnya.Tiba-tiba dia menghentikan langkah. Moncong senapan laras panjang yang dipegangnya, diarahkan ke depan. Sinar laser yang dipasang di atas senapan menangkap benda bergerak dari jarak kira-kira 10 meter.
Pemicu senapan pun ditarik. ”Duar…” Bidikan mengenai sasaran. ”Kenek iku pas ndase, cepetan jupuken [kena itu pas di kepalanya cepat diambil],” kata warga RT 1/RW 6 desa Banjarasri, Tanggulangin itu.

Jangan salah, musuh yang berhasil ditembak Purwanto bukanlah teroris, melainkan seekor tikus sawah. Tikus itu berukuran cukup besar. Meski dari jarak yang cukup jauh, bidikan Purwanto ternyata tepat sasaran. Tidak meleset, tepat mengenai kepala buruannya. 

Dalam tiga jam malam itu, sekitar 30 orang pemburu tikus asal dua desa yakni Gelang, Kecamatan Tulangan dan Banjarasri Kecamatan Tanggulangin, yang menamakan dirinya Densus 15, dapat membunuh sekitar 30 tikus. ”Kalau nggak bulan purnama bisa lebih, karena kalau bulannya bulat, kebanyakan tikus sembunyi,” ujarnya.

Para pemburu tikus itu kebanyakan adalah petani. Tikus-tikus itulah yang selama ini jadi hama yang mengganggu para petani di dua desa itu. Berbekal senapan angin kaliber 4,5 milimeter.
Selain senapan angin dan laser, tim Densus itu juga mempunyai senjata lain. Josbush, begitu namanya, adalah sejenis petasan asap. Biasanya, ketika tembakan meleset dan tikus masuk ke dalam lubang, petasan Josbush langsung disulut dan dimasukkan. Sang tikus pun mati karena kehabisan nafas dan keracunan asapnya. ”Pastiklepek-klepek kalau kena Josbush dan mati di dalam lubang,” ucap salah satu anggota Densus.

Setelah mati, tikus-tikus itu biasanya dikubur. Terkadang dijadikan santapan ikan lele di kolam.
Dalam setahun ini, Densus 15 sudah membunuh sekitar 8 ribu tikus sawah. Meski hanya belajar otodidak, rata-rata para pemburu sudah mahir. Bahkan sudah bisa disebut penembak jitu, sekali tembak langsung tepat sasaran. 

Didik Fakhrudin, Kepala Desa Banjarasri, mengungkap, ide untuk membunuh tikus dengan senapan angin itu memang baru dimulai setahun lalu. Waktu itu, hama tikus di Banjarasri sudah tidak terkendali. Beberapa sawah warga sering mengalami puso (gagal panen) karena batang padi yang sudah ditanam habis dimakan tikus. Obat atau racun yang diberi petugas pertanian pun tak mempan untuk mengatasi tikus.”Kalau pakai racun, banyak risikonya,” katanya.

Mulanya, dia melihat beberapa orang berburu ikan dengan menggunakan senapan. Dari situlah idenya muncul. ”Pikiran saya waktu itu, gimana kalau senapan itu digunakan untuk menembak tikus,” katanya.

Dia pun segera berangkat ke Surabaya untuk membeli senapan. Pertama kali, dia beli senapan seharga Rp400 ribu di Blauran. Mula-mula dia berburu pada siang hari. Sendirian dia bergerak. “Hasilnya lumayan, dapat membunuh tikus banyak,” katanya.

Tak lama dia dapat masukan agar menggunakan sinar laser di atas senapan anginnya itu. Dengan begitu perburuan bisa dilakukan juga pada malam hari.
Ketika hama tikus di desanya mengganas, malam hari pun dia “turun”. “Bayangkan ada sawah warga seluas 7 ribu meterpersegi yang hanya bisa panen 25 kg saja, karena habis dilahap tikus,” ujarnya. 

Perburuan dengan bantuan sinar laser membuahkan hasil yang lumayan. Setiap hari dia bisa membunuh sampai 50 tikus. ”Kalau tikusnya lagi banyak, bisa sampai 200 tikus,” katanya.

Melihat keberhasilannya, beberapa warga desa pun ikut. Mereka mencoba membeli senapan dan aktif berburu tikus di sawah mereka masing-masing.
Keberhasilan membasmi tikus itu didengar oleh petani di desa Gelang, Tulangan. Mereka pun mengikutinya dengan membeli seperangkat senapan angin. Hingga kini, dua desa itu sudah mempunyai komunitas pemburu tikus. Anggotanya sekitar 30 orang. Tiap malam, warga kedua desa selalu bergiliran untuk berburu tikus di sawah. ”Kalau di Gelang lagi banyak, petani sini langsung ngedrop ke sana dan berburu tikus di sana. Begitu juga sebaliknya,” ucap Sarkun.

Ada alasan kenapa tim itu dinamakan Densus 15. ”Lima belas itu berasal dari nomor SDSB [sumbangan Dana Sosial Berhadiah] dulu, kan lambangnya tikus,” celetuk salah satu warga.

Untuk berburu tikus-tikus sawah itu para petani menggunakan peluru yang harga per kilonya Rp 150 ribu. Setiap kilonya berisi 1.500 butir peluru. Yang berarti untuk membunuh satu tikus butuh biaya Rp 100.



»»  Read More ...

15 Tempat Terlarang dalam Google Earth dan Google Maps

 Sebenarnya banyak tempat di dunia ini tidak diperbolehkan untuk dilihat melalui Google Earth ataupun Google Maps. Hal ini berkaitan dengan berbagai alasan, baik itu alasan keamanan, privasi ataupun politik. Berikut 15 tempat yang tidak bisa dilihat dengan menggunakan fasilitas Google tersebut.


Tempat Pemerintahan dan Militer

White House
whitehouse
Gambar digital dari White House telah dihapus, hal ini dilakukan untuk menyembunyikan fasilitas keamanan udara dan aset keamanan lain yang digunakan untuk mengamankan tempat ini.

Soesterberg Air Base, Belanda
soesterberg
Ini merupakan basis dari angkatan udara Belanda, yang juga pernah digunakan sebagai basis pesawat tempur F-15 angkatan udara Amerika saat Perang Dingin.

Reims Air Base, Perancis
reims
Tempat ini satu-satunya bangunan di area Reims Air Base yang dikaburkan.

Nato C3 Agency, Brussel, Belgia
C3
C3 Agency mendukung NATO dalam hal-hal ilmiah dan yang berhubungan dengan C4ISR (Consultation, Command, Control, Communications, Intelligence, Surveillance, and Reconnaissance).

Huis Ten Bosch Palace, The Hague
Huis Ten Bosch Palace
Tempat ini merupakan satu dari empat tempat tinggal utama keluarga kerajaan Belanda, yang berlokasi di The Hague, Belanda. Ratu Beatrix tinggal di tempat ini sejak tahun 1981.


Tempat Dengan Alasan Politik Tertentu

Iran
tehran azadi
Tahun 2007 lalu, seorang pengusaha Iran mencoba untuk mengunduh Google Earth, tetapi ia mendapatkan pesan: “Terima kasih atas perhatian Anda, tetapi produk yang Anda coba unduh tidak tersedia bagi negara Anda”.

Daerah bagian selatan tenggara Asia
Tibet
Daerah ini dikaburkan oleh Google Earth karena merupakan kawasan sensitif yang berkenaan dengan masalah politik negara, seperti Tibet atau propinsi Xinjiang, bagian utara Pakistan dan kawasan kerajaan.

Bagian Tengah/Timur Desa Yona, Kepulauan Pasifik Wilayah Guam
yona guam
Tidak diketahui alasan mengapa daerah ini di sensor.

The Boring’s Family Home, Franklin Park Pensylvania
boring home
Aaron dan Christine Boring mengklaim bahwa Google Maps dengan fiture Street View telah melanggar privasi mereka. Keluarga Boring mengatakan gambar dari rumah mereka harus dihilangkan dan sepanjang jalan rumah mereka diberikan label “Private Road”.

Kota Utrecht di Belanda
Merupakan tempat yang memiliki sangkut paut dengan sebuah kota kuno yang digunakan sebagai pusat keagamaan bagi bangsa Belanda sejak abad ke 8.

Universitas dan Laboratorium Riset
Lincoln Laboratory, Massachusetts Institute of Technology (MIT)
lincoln lab
Laboratorium Lincoln merupakan tempat riset yang digunakan untuk kepentingan federal dan merupakan pusat pengembangan teknologi tingkat tinggi yang digunakan untuk memecahkan masalah keamanan nasional Amerika.

Knolls Atomic Power Laboratory (KAPL)
knoll
Tempat riset dan pengembangan ini digunakan untuk mendukung program Naval Nuclear Propulsion, dengan berbagai aktifitas riset, desain, membangun, mengendalikan dan me-maintenance kapal perang tenaga nuklir Amerika.

Manhattanville College’s Dammann and Tenney Dormitories
Manhattanville
Universitas Manhattanville yang berlokasi di kawasan New York ini dikaburkan karena berada dekat dengan pusat beberapa perusahaan besar seperti PepsiCo Inc, Texaco dan MasterCard.

Stony Brook University
stony
Universitas ini dikaburkan dari Google maps karena bangunan ini merupakan pusat dari Brorkhaven National Laboratory.

Saint Louis School, Honolulu
stlouisschool
Hanya bangunan-bangunan tertentu saja yang dapat dilihat dari tempat ini, seperti lapangan bola ataupun tempat olahraga sedangkan yang lainnya tidak bisa dilihat.




Sumber: http://un2kmu.wordpress.com/2009/09/17/15-tempat-terlarang-dalam-google-earth-dan-google-maps/
»»  Read More ...

Senin, 04 Juli 2011

Spesifikasi Tank Challenger II Buatan Inggris

Challenger II merupakan jawaban Inggris akan teknologi MBT masa depan. Sistem hebat ini mengkombinasikan survivabilitas awak, kekuatan tembak, dan performa dalam sistem yang komplet, layak menjadi perhatian bagi semua musuh. MBT ini telah membuktikan keberhasilannya sejak diperkenalkan pada 1998 dan akan menjadi senjata utama bagi Inggris pada beberapa tahun ke depan.

Challenger 2 didesain untuk menggantikan seri Chieftain yang menua. MBT ini juga merupakan pengembangan dari Challenger 1, yang tampak luarnya juga memang similar. Challenger 1 dianggap sukses dalam Perang Teluk Persia di awal 1990an, walaupun jauh dari kata sempurna menurut para perancang perang Inggris. Selain kesamaan visual dengan Challengger 1, Challenger 2 merupakan desain teknologi yang sangat baru dengan kemampuan yang hebat.

Challenger 2 dibuat dengan dilengkapi meriam utama L30 rifled. Dikombinasikan dengan sebuah sistem kontrol penembakan terintegrasi, stabilisasi dan pelacak terspesialisasi, Challenger 2 menawarkan kemampuan “first-hit” yang jauh lebih baik. Dalam rangka perlindungan untuk keempat awaknya, Challenger 2 dilapisi dengan lapisan baja canggih yang terbukti dalam percobaan paling efektif untuk menahan proyektil anti-tank modern. Sebagai tambahan, seluruh material eksplosif disimpan dalam “keranjang” baja di bawah turret, menambah tingkat survvivabilitas awak.

Bersama meriam utama 120mm, sebuah senapan mesin koaksial 7.62mm, dan sebuah senapan mesin anti-pesawat 7.62mm juga menambahkan 10 granat asap dalam kluster yang terpasang 5 tiap sisi turret. Tangki bahan bakar opsional dapat ditambahkan di belakang hull untuk menambah jarak tempuh 450km. Chasis-nya juga dapat dipakai untuk peralatan lain seperti mesin engineering perang (sebuah mata pisau dozer dapat dipasang di depan hull), sebuah lapis jembatan, dan tank trainer pengemudi.

Oman menjadi negara selain Inggris yang menjadi operator Challenger 2 hingga saat ini. Omam membeli 38 tank yang dilengkapi dengan sistem pendingin, sebagai adaptasi dari medan gurun yang panas. Angkatan Darat Inggris mempunyai sekitar 386 tank ini yang telah terlihat di Bosnia, Kosovo dan Irak. Challenger 2 diketauhi sebagai proyek spekulasi pribadi oleh Alvis Vickers Ltd dan BAe Systems Land Systems, semuanya di Inggris.

Specifications: Challenger 2

Dimensions:
Length: 37.89ft (11.55m)
Width: 11.55ft (3.52m)
Height: 8.17ft (2.49m)

Performance:
Speed: 35mph (56km/h)
Range: 280miles (450km)

Structure:
Crew: 4
Weight: 68.9 US Short Tons (62,500kg)

Systems:
NBC Protection: Yes
Nightvision: Yes (Passive Only)

Power:
Engine(s): 1 x Perkins Engines CV-12 Condor V12 12-cylinder diesel engine delivering 1,200 hp of power @ 2,300rpm.

Armament:
1 x 120mm L30 CHARM Gun (CHallenger main ARMament)
1 x 7.62mm coaxial machine gun
1 x 7.62mm air defense machine gun
2 x 5 smoke grenade dischargers

Ammunition:
50 x 120mm projectiles
4,000 x 7.62mm ammunition
10 x smoke grenades





»»  Read More ...

Mengenal Helikopter Apache AH-64

Helikopter Apache AH-64 adalah helikopter dengan 4 baling-baling, dua mesin, dan 3 roda pendaratan. Helikopter ini termasuk ke dalam golongan helikopter penyerang (serbu) yang dioperasikan oleh 2 orang kru. Heli Apache ini dikembangkan sebagai Model 77 oleh Hughes Helicopter untuk angkatan bersenjata Amerika Serikat menggantikan AH-1 Cobra. Pertama kali terbang pada 1 oktober 1975, AH-64 memiliki kemampuan sensor untuk mengambil alih target dan pengelihatan malam hari (night vision systems).
Persenjataan pada heli ini juga cukup mumpuni yaitu Chain Gun M230 30 mm yang terletak diantara roda pendaratan utama. AH-64 juga dilengkapi dengan mixture AGM-114 Hellfire dan Hydra 70 rocket pods.
Angkatan bersenjata Amerika memilih AH-64 dari pada Bell YAH-63 pada tahun 1976. Angkatan bersenjata Amerika memberikan kontrak pra produksi kepada Hughes Helicopter untuk membuat 2 unit AH-64. Pada tahun 1982 pihak angkatan bersenjata menyetujui produksi masal heli ini. McDonnel Douglas melanjutkan produksi dan pengembangannya setelah membeli Hughes Helicopter dari Summa Corporation pada tahun 1984. Produksi pertama AH-64D Apache Longbow dikirimkan ke angkatan bersenjata pada bulan maret 1997. dan pada bulan agustus 1997 Boeing dan McDonell Douglas bergabung untuk menjadi Boeing Company. Sekarang produksi AH-64 ini dilanjutkan oleh divisi Boeing Integrated Defense Systems.
Desain
Sumber tenaga AH-64 ini berasal dari 2 mesin General Electrik T700 Turboshaft. Apache memiliki empat baling-baling besar (utama) dan 4 baling-baling pada bagian ekor. Dioperasikan oleh dua orang kru heli yang mana pilot berada dibelakang dan di depan atau bawahnya adalah copilot sekaligus penembak sasaran. Helikopter dipersenjatai dengan M230 Cahain Gun 30 mm yang dapat dihubungkan dengan Helet mounted display penembak, sehingga penembak dapat menetapkan atau mengunci target tembakan. Selain itu juga dapat dikontrol dengan Acquisition and Designation System (TADS). Selain itu helikompter ini juga dapat mengangkut berbagai macam senjata seperti misil anti tank AGM-114 Hellfire, roket Hydra 70, dan AIM-92 Stinger air to air misil untuk bertahan. Heli ini didesain untuk beroperasi pada siang dan malam hari dengan menggunakan berbagai macam teknologi yang ada di dalamya seperti GPS (Global Positioning System), night vision (penglihatan malam) dll.


Apache AH-64D
Apache AH-64D
Kemampuan heli ini dalam melakukan akrobatik udara sangat luar biasa.


Apache AH-64D
Apache AH-64D
Berikut ini adalah sekilas dari kokpit Apache AH-64


Kokpit Apache AH-64A
Kokpit Apache AH-64A

Kokpit AH-64A
Kokpit AH-64A
Sejarah Penggunaan
Amerika
Amerika menggunakan helikopter Apache ini sejak tahun 1989 di Panama, Bosnia, Kosovo dan Irak (Operasi Pembebasan Irak). selama tahun 2003 kurang lebih 200 helikopter Apache yang digunakan. Pada tahun 1989 Amerika mengunakannya pada operasi Just Cause di Panama. Heli ini memegang peranan penting disana. Sedangkan di timur tengah dugunakan pada operasi desert storm di Irak, dan Operasi pembebasan di Afghanistan.
Israel

Israel juga menggunakan helikopter ini. mereka mulai menggunakannya pada tahun 1990. Israeli Air Force (IAF) menggunakan Apache untuk menyerang target dengan menggunakan misil. heli ini digunakan untuk menyerang Hizbullah di Libanon pada tahun 90-an. Pada suatu ketika pesawat Libanon yaitu Cessna dengan RUPS-114 terbang ke Israel. disana ia bertemu dengan 2 helikopter AH-64 milik Israel. Helikopter itu menmbak pesawat itu dan salah satunya mengenainya dan membunuh kru pilotnya.
helikopter ini juga digunakan selama Intifada Al-Aqsa. Angkatan udara Israel menggunakan heli ini untuk membunuh Syeikh Ahmed Yasin
Selain itu masih banyak negara pengguna helikopter Apache AH-64 ini seperti Inggris, belanda Jepang, Singapura, Uni Emirat Arab dll. Varian heli ini antara lain.
1. AH_64A
2 AH-64B
3.AH-64C
4.AH-64D
Spesifikasi:
Karakteristik umum:

* Kru: 2: pilot, CPG (co-pilot/gunner)
* Panjang: 58.17 ft (17.73 m) (with both rotors turning)
* Diameter baling-baling: 48 ft 0 in (14.63 m)
* Tinggi: 12.7 ft (3.87 m)
* Disc area: 1,809.5 ft² (168.11 m²)
* Berat kosong: 11,387 lb (5,165 kg)
* Berat isi: 17,650 lb (8,000 kg)
* Max takeoff weight (MTOW): 23,000 lb (10,433 kg)
* Kekuatan: 2× General Electric T700-GE-701 and later upgraded to T700-GE-701C (1990-present) & T700-GE-701D (AH-64D block III) turboshafts, -701: 1,690 shp, -701C: 1,890 shp, -701D: 2,000 shp (-701: 1,260 kW, -701C: 1,490 kW, -701D: 1,490 kW) each
* panjang rangka: 49 ft 5 in (15.06 m)
* sistem baling-baling: 4 blade main rotor, 4 blade tail rotor in non-orthogonal alignment
Performa

* Kecepatan yg tidak boleh dilampaui: 197 knots (227 mph, 365 km/h)
* Kecepatan maksimal : 158 knots (182 mph, 293 km/h)
* Kecepatan jelajah: 143 knots (165 mph, 265 km/h)
* Radius tempur: 260 nmi (300 mi, 480 km)
* Ferry range: 1,024 nmi (1,180 mi, 1,900 km)
* Service ceiling: 21,000 ft (6,400 m)
* Rate of climb: 2,500 ft/min (12.7 m/s)
* Disc loading: 9.80 lb/ft² (47.90 kg/m²)
* Power/mass: 0.18 hp/lb (310 W/kg)
Persenjataan

* Senjata: 1× 30x113 mm (1.18x4.45 in) M230 cannon, 1,200 rounds
* Roket: Roket Hydra 70 FFAR
* Misil: kombinasi AGM-114 Hellfire, AIM-92 Stinger, dan AIM-9 Sidewinder
Bagi yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang helikopter ini. Silahken lihat video di bawah ini:

»»  Read More ...

Senin, 27 Juni 2011

Kerjasama Polisi Indonesia dengan Interpol (International Police)

Indonesia adalah salah satu negara anggota ICPO-Interpol yang saat ini beranggotakan 186 negara. Pembentukan National Central Bureau (NCB) di Indonesia berdasarkan Chapter 22 Konstitusi ICPO-Interpol yang menyatakan bahwa setiap negara anggota harus menunjuk suatu badan yang berfungsi sebagai Biro Pusat Nasional (National Central Bureau) guna menjamin hubungan dengan berbagai departemen/ instansi di dalam negeri, dengan NCB negara lain dan dengan Sekretaris Jenderal ICPO-Interpol.

Pada tahun 1952 Pemerintah Indonesia mengirim 2 orang utusan sebagai peninjau pada Sidang Umum ICPO-Interpol ke-21 di Stockholm, Swedia. Pada tahun 1954, Indonesia resmi diterima menjadi anggota ICPO-Interpol. Pada periode 1952-1954 ini, Pemerintah Indonesia belum menunjuk suatu badan tertentu yang berfungsi sebagai NCB Indonesia. Seluruh permasalahan yang menyangkut tugas-tugas NCB Indonesia dilaksanakan oleh Kantor Perdana Menteri Indonesia. Baru pada akhir tahun 1954, dengan Surat Keputusan Perdana Menteri Republik Indonesia No. 245/PM/1954 tanggal 5 Oktober 1954 Pemerintah Republik Indonesia menunjuk Jawatan Kepolisian Negara sebagai NCB Indonesia untuk mewakili Pemerintah Indonesia dalam organisasi ICPO-Interpol dan sebagai Kepala NCB Indonesia ditunjuk Kepala Kepolisian Negara. 

Berdasarkan Lampiran “J” Keputusan Kapolri No. Pol. Kep/53/X/2002 tanggal 17 Oktober 2002 tentang Organisasi dan Tata Kerja Set NCB-Interpol Indonesia, tugas Set NCB-Interpol Indonesia selain bertugas menyelenggarakan kerjasama/ koordinasi melalui wadah ICPO-Interpol dalam rangka mendukung upaya penanggulangan kejahatan internasional/ transnational jug menyelenggarakan kerjasama internasional/ antar negara dalam rangka mendukung pengembangan Polri baik dalam bidang pendidikan, pelatihan maupun teknologi dan kegiatan “Peace keeping operation” di bawah bendera PBB.

Tugas

Sebagai penyelenggara kerjasama/ koordinasi melalui wadah ICPO Interpol dalam rangka mendukung upaya penanggulangan kejahatan internasional/ transnasional dan kegiatan ”peace keeping operation” dibawah bendera PBB serta menyelenggarakan kerjasama internasional/ antar negara dalam rangka mendukung pengembangan Polri.

Fungsi

Dalam melaksanakan tugas tersebut, maka Set NCB-Interpol Indonesia mempunyai fungsi sebagai berikut:
1) Sebagai perumusan/pengembangan petunjuk-petunjuk serta prosedur hubungan/kerja sama luar negeri.
2) Pelaksanaan kerja sama dengan negara-negara anggota ICPO-Interpol dan organisasi internasional lainnya dalam rangka penanggulangan kejahatan internasional/ transnational crime.
3) Pembinaan perwira penghubung/ Liaison Officer (LO) Polri di luar negeri.
4) Penyelenggaraan komunikasi, korespondensi, pertukaran data dan informasi dengan instansi terkait, NCB negara lain, organisasi lain baik di dalam maupun di luar negeri.
5) Penyelenggaraan kegiatan protokoler kunjungan tamu ke luar negeri, penjemputan tamu dari dan ke luar negeri serta courtesy call kepada Kapolri.
6) Mengkoordinasikan dengan pihak-pihak terkait di dalam maupun luar negeri tentang keikutsertaan Polri dalam misi operasi pemeliharaan perdamaian (Peace Keeping Operation) dibawah bendera PBB.

Mau Tahu Interpol secara lebih menditel dengan penjabaran yang lebih luas silahkan download artikel tersebut di :
http://www.4shared.com/file/51659942/596f3be5/KADIN-107-2850-14052008.html 
»»  Read More ...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
.:tutup:.
Klik Salah Satu Untuk Medukung Blog Saya