Minggu, 03 Juli 2011

Jika Anda Pemalas Jadilah Pengusaha !





Jika Anda Pemalas Jadilah Pengusaha !
Mungkin Anda menganggap Ini Adalah Sebuah Ungkapan Yang Sangat Konyol.Namun Tunggu Dulu Sebuah Kekonyolan ini Bukan Hanya Sekedar Gurauan.
Pemalas adalah sifat kodrati yang di miliki manusia, karena manusia di ciptakan Allah atas dasar dua sisi yaitu di berikan akal dan nafsu, nafsu inilah sisi negatif manusia yang harus di kendalikan agar menjadi manfaat bagi manusia itu sendiri.

Sifat Malas dapat menghinggapi siapa saja dengan profesi yang bermacam-macam, hal ini wajar terjadi karena manusia bukan lah robot mesin yang bisa bekerja tanpa berhenti, manusia memiliki rasa lelah, bosan, atau rasa tidak puas terhadap suatu hal. Akan tetapi bagaimana kita menyikapi rasa malas tersebut agar menjadi hal yang positif bagi kita??

Sebelumnya mari kita lihat contoh rasa malas yang sering menghinggapi kita saat bekerja...

1. Malas Berangkat ke kantor karena rutinitas yang itu-itu saja dan sangat membosankan.

2. Malas Karena Keinginan untuk berlibur yang lebih panjang.

3. Keinginan untuk bisa berkumpul bersama keluarga dengan lebih banyak waktu.

4. Malas Berangkat Pagi-Pagi Ke Kantor.

5.Malas Setiap hari Bekerja Mencari Uang.

Dan mungkin masih banyak lagi rasa-rasa malas yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu,

Pada hakekatnya kita itu menginginkan hal-hal yang enak, nikmat, bahagia, happy, senang tapi kalau bisa tanpa harus berbuat sesuatu yang berarti, he3..wajar tidak?? Saya kira itu wajar karena manusia punya nafsu,.. nah dengan adanya alasan itu saya mempunyai pendapat bahwa kita bisa saja menjadikan rasa malas itu sebagai salah satu motivasi agar kita bisa menjadi lebih baik, memvisualisasikan bahwa suatu saat nanti kita bisa punya banyak waktu luang buat keluarga, bisa libur panjang tanpa takut di marah sama atasan, bisa memanjakan diri setiap saat tanpa takut kehilangan pekerjaan, tapi bagaimana caranya,??? Bagaimana kita bisa mewujudkan semua???

Yang pertama harus kita lakukan adalah berani untuk memulai jadi pengusaha.. Kenapa harus pengusaha? karena hanya pengusaha lah yang bisa mewujudkan itu, Bingung kan?? Sama..??he3..

Coba kita cermati pernyataan yang saya kutip dari Buku The Cashflow Quadrant Karangan Robert T Kiyosaki Tentang Paradigma Ayah Miskin dan Ayah Kaya berikut ini

Setiap kali saya mendapat pertanyaan "Kau mau jadi apa kalau sudah besar?"

Ayah Saya yang berpendidikan tinggi tapi miskin selalu menyarankan, " Sekolah, dapat nilai bagus, dan lalu cari pekerjaan yang aman dan menjamin"

Ayah miskin menganjurkan supaya saya menjadi pegawai ( Employed ) dengan bayaran tinggi atau (Self-Employed) berpenghasilan tinggi, seperti misalnya dokter, medis, pengacara, atau akuntan. Ayah miskin saya sangat mementingkan slip gaji yang teratur, tunjangan, dan keamanan pekerjaan. Ini sebabnya ia bekerja sebagai pegawai pemerintah berpenghasilan tinggi; kepala departemen pendidikan untuk Negara Bagian Hawaii.

Ayah Saya yang kaya, tapi tidak berpendidikan, sebaliknya, menawarkan saran yang sangat berbeda. Ia menganjurkan, " Sekolah, lulus, bangun usaha, dan jadilah penanam modal yang berhasil."

Mereka yang memiliki usaha sendiri ( Bisnis Owner ) dan berhasil membangun sistem yang bagus sehingga menjadi Aset sudah di pastikan bisa Freedom, mereka benar-benar bisa memanjakan diri tanpa harus pusing dengan rutinitas-rutinitas pekerjaan yang membosankan, mereka tidak perlu berangkat pagi-pagi untuk membuka pintu kantornya, tidak perlu juga membersihkan lantai, semua kegiatan operasional sudah ada yang menjalankan karena ada employer yang bekerja, sehingga mereka bisa punya banyak waktu untuk keluarga, bisa liburan panjang tanpa memikirkan pekerjaannya akan hilang, dan tidak takut terkena PHK. Saat orang lain sibuk bangun pagi agar tidak terlamabat datang dikantor, mereka masih bisa di rumah baca koran sambil ngopi dan bercengkerama dengan keluarganya. Pernahkah anda melihat pemilik perusahaan besar datang pagi-pagi ke kantornya hanya untuk membuka pintu gerbang kantor?

Sistem yang di bangun mereka lah yang membuat para Bisnis Owner / Investor bisa seperti itu, dan semua itu tidak akan pernah bisa di lakukan jika kita masih berada di Quadrant kiri yaitu sebagai employer / self-employer.

Kesimpulanya ialah jika kita termasuk kriteria seorang pemalas ( Ralat--- " Orang yang ingin merasakan bahagia dengan bebas waktu maupun bebas financial") maka jadilah pengusaha ( Bisnis Owner) atau Investor yang sukses, jangan puas hanya menjadi Employer atau Self-employer agar kita tidak lagi susah-susah bekerja dengan rutinitas yang membosankan, biarkan uang yang bekerja untuk kita dan bukan kita yang bekerja untuk uang, dengan catatan kita mau menjalani semua proses yang ada.



0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
.:tutup:.
Klik Salah Satu Untuk Medukung Blog Saya